Bencana alam yang terjadi Rabu (2/9) sekitar pukul 14.55, ternyata telah mengakibatkan ratusan rumah di Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, rusak. Bahkan di Blok Pamijen Desa Wangkelang, kerusakan tidak hanya ratusan rumah, tapi sarana umum seperti masjid dan gedung sekolah dasar (SD).
Dari 13 desa di Kecamatan Cingambul, sedikitnya ada 9 desa yang mengalami kerusakan rumah dan sarana umum. Camat Cingambul, Drs Toto Prihatno SSos menyebutkan, jumlah total rumah warga yang terkena musibah gempa bumi mencapai 445 unit. Sedikitnya 88 rumah mengalami rusak berat (RB), 197 rumah rusak ringan (RR), dan 160 rumah mengalami rusak sedang.
Rumah yang mengalami rusak berat (RB) kata Camat Toto, tidak dapat digunakan atau dihuni lagi karena membahayakan keselamatan pemiliknya. Sedangkan rumah yang mengalami rusak ringan, hanya mengalami reta-retak di bagian dindingnya.
Agar laporan tidak fiktif, pihaknya tidak hanya menerima laporan di atas meja, melainkan terjun langsung ke lapangan yakni ke tiap-tiap desa yang terkena gempa. “Kami tidak ingin data kerusakan tak akurat, sehingga kami langsung ke lokasi untuk mengeceknya,” ujar Camat Toto Prihatno didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cingambul Yusuf B Heruyatno SSos saat ditemui di kantor Kecamatan Cingambul, kemarin (7/9).
Dikatakan, upaya lain yang telah dilakukan pihaknya bersama jajaran Puskesmas Cingambul yakni memberikan pengobatan gratis kepada warga yang mengalami luka-luka dan sakit. ”Untungnya dalam kejadian yang menyedihkan tersebut tidak sampai menelan korban jiwa,” terangnya.
Di tempat terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Wangkelang, Oong Haryana mengatakan, akibat gempa bumi, telah merusak 208 rumah warga. Kerusakan terdiri dari 61 rumah rusak berat, 50 rumah rusak ringan, dan 97 rumah rusak sedang.
Selain itu, masjid yang rusak yakni Masjid Minahussyakur, Masjid Al Mukaromah, dan Masjid Jami Riadussalam. ”Ditambah kerusakan bangunan SDN 3 Wangkelang dan SDN 4 Wangkelang yang mengalami retak-retak,” papar Sekdes Oong Haryana saat ditemui di lokasi bencana.
Menurut Oong, dari 9 desa yang terkena musibah gempa bumi, Desa Wangkelang merupakan paling banyak terkena dampak. Jumlahnya mencapai 208 rumah dan 790 orang diungsikan ke rumah saudara terdekatnya.








